Leptospirosis Tewaskan 3 Warga Jepara Pasca-Banjir

Leptospirosis Tewaskan 3 Warga Jepara Pasca-Banjir

Belasan warga Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, terserang leptospirosis akibat banjir bandang awal Februari 2026, dengan 3 orang meninggal dunia—penyakit zoonosis mematikan ini kian jadi bom waktu pasca-bencana tahunan.

Penyebaran dan Korban

Dinkes Jepara catat 15 kasus positif sejak 1 Februari, mayoritas lansia dan petani di Kecamatan Batealit serta Karangtengah yang kontak air genangan kotor; gejala demam tinggi, nyeri otot kaki, hingga gagal ginjal muncul 2-30 hari pasca-infeksi.
Lonjakan ini mirip Pati (35 kasus, 4 meninggal Januari 2026), bukti pola berulang: banjir La Nina ciptakan sarang bakteri Leptospira dari urin tikus di sawah/selokan—fatalitas 15-20% jika terlambat antibiotik.
Di Jawa11, tragedi ini ironis: anggaran drainase Rp500 miliar/year gagal cegah, soroti prioritas pembangunan yang abaikan sanitasi desa rentan.

Penyebab dan Faktor Risiko

Bakteri masuk via luka kulit/membran mata terpapar air tikus; faktor memperburuk: 70% rumah warga tak punya septic tank layak, plus perburukan iklim bikin populasi Rattus tanezumi meledak 66% pasca-banjir seperti Kendal 2025.
Dinkes akui keterlambatan surveilans—tes RDT/PCR baru masif post-mortem—kritik tajam: BPBD fokus evakuasi tapi lupakan fumigasi tikus dini, mirip Jakarta 2020 (208 kasus).
Korban lansia dominan karena imunitas lemah; anak-anak lolos gejala ringan, tapi rawan CKD kronis jangka panjang tanpa intervensi dini.

Respons dan Pencegahan Mendesak

Satgas Banjir Jepara bagikan dokapol 500.000 tablet, vaksin hewan ternak, dan traping tikus di 50 titik—tapi efektivitas diragukan tanpa kampanye masif “hindari genangan 72 jam”.
Kemenkes imbau sepatu boots, sarung tangan saat bersih-bersih, plus gejala langsung ke puskesmas; kritik: anggaran Posbindu Penyakit Tropis minim, butuh RPJM 2025-2029 alokasikan 1% APBD provinsi untuk bio-security desa.
Bencana ini alarm ketahanan kesehatan iklim Prabowo: tanpa infrastruktur hijau permanen, leptospirosis bakal ambil ribuan nyawa tiap musim hujan.

Pantau update kesehatan global di CNN atau kembali ke Beranda.